
SURABAYA, 28 JANUARI 2026 – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) menunjukkan kontribusi signifikan terhadap pembangunan daerah melalui setoran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB). Sepanjang tahun 2025, total PBBKB yang disetorkan mencapai Rp4,3 triliun.
PBBKB merupakan pajak daerah atas penggunaan bahan bakar kendaraan bermotor dan alat berat yang dipungut oleh pemerintah provinsi saat penyerahan BBM kepada konsumen.
Pajak ini menjadi salah satu sumber pendapatan penting daerah yang digunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, seperti pemeliharaan jalan, jembatan, serta peningkatan fasilitas lalu lintas guna menunjang kelancaran dan keselamatan transportasi.
Area Manager Communication, Relation, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan setoran pajak tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Pertamina dalam mendukung pembangunan di daerah.
“PBBKB adalah kontribusi langsung kami untuk pembangunan di wilayah Jatimbalinus. Kami berkomitmen menjaga pasokan BBM yang aman dan andal, karena energi yang disalurkan Pertamina tidak hanya menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga mendorong pembangunan daerah,” ujar Ahad.
Berdasarkan data sepanjang 2025, Provinsi Jawa Timur menjadi penyumbang PBBKB terbesar dengan nilai mencapai Rp3,1 triliun. Selanjutnya, Provinsi Bali mencatatkan setoran sebesar Rp629 miliar, disusul Nusa Tenggara Barat (NTB) sebesar Rp329 miliar, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) sebesar Rp252 miliar.
Pertamina Patra Niaga juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat di wilayah Jatimbalinus yang telah memilih menggunakan BBM berkualitas dan ramah lingkungan dari Pertamina.
Peningkatan konsumsi BBM berkualitas, seperti Pertamax Series dan Dex Series, dinilai memberikan dampak positif terhadap peningkatan penerimaan pajak daerah.
“Terima kasih kepada masyarakat yang terus menggunakan BBM berkualitas. Semakin tinggi penggunaan BBM berkualitas, semakin besar pula kontribusi PBBKB yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan di daerah,” tutup Ahad.
