
JOHANNESBURG, 24 NOVEMBER 2025 – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan komitmen Indonesia untuk memperjuangkan kepentingan negara berkembang dalam reformasi ekonomi global saat menghadiri hari pertama KTT G20 di Johannesburg, Afrika Selatan, Sabtu (22/11/2025). Kehadiran Gibran mewakili arahan Presiden Prabowo Subianto.
Wamenkeu Thomas Djiwandono menyampaikan bahwa isu pembiayaan internasional menjadi fokus utama Indonesia. Gibran menekankan perlunya mekanisme pendanaan global yang lebih adil bagi negara berkembang.
“Negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, sangat menekankan pembiayaan yang berkeadilan. Dan itu kembali ditekankan hari ini,” ujar Thomas.
Selain sesi pleno, Wapres Gibran juga menggelar sejumlah pertemuan bilateral. Wamenlu Arrmanatha Nasir mengungkapkan bahwa beberapa negara Afrika secara khusus meminta bertemu untuk membahas peluang kerja sama di sektor ekonomi dasar, terutama pertanian.
“Beberapa negara Afrika ingin meningkatkan kerja sama, khususnya di bidang agrikultur,” katanya.
Angola dan Etiopia termasuk negara yang menyampaikan minat untuk memperdalam kolaborasi, terutama terkait komoditas seperti kopi, kakao, dan kelapa sawit.
KTT G20 di Afrika Selatan juga menandai berakhirnya rangkaian presidensi negara-negara berkembang atau Global South. Arrmanatha menyebut, deklarasi para pemimpin tahun ini memuat banyak isu penting bagi negara berkembang—mulai dari penanganan utang, pengurangan risiko bencana, hingga tantangan sistem keuangan internasional.
Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong tata kelola ekonomi global yang lebih inklusif dan berpihak pada kepentingan negara-negara berkembang.
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wakil Presiden
