Belasan Titik PJU Surabaya Padam, Dishub Ungkap Kabel Dicuri Kelompok yang Menyamar Petugas

SURABAYA, 30 NOVEMBER 2025 — Belasan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah ruas kota Surabaya dilaporkan padam dalam beberapa pekan terakhir. Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya menyebut pemadaman itu disebabkan maraknya aksi pencurian kabel yang tertanam di dalam gorong-gorong.

Kepala Bidang Prasarana Transportasi Dishub Surabaya, Agung Karyadi, membenarkan bahwa pencurian kabel kembali meningkat dalam satu bulan terakhir.

“Betul, beberapa titik itu kabelnya dicuri. Yang diambil adalah kabel tanam di bawah gorong-gorong. Karena jaringannya rusak, lampunya padam,” ujar Agung, Kamis (27/11/2025).

Data Dishub mencatat pencurian terjadi di 17 lokasi sepanjang 12 Februari–28 November 2025. Total kabel yang hilang mencapai 2.640 meter, dengan kerugian ditaksir Rp250,8 juta dari kerusakan pada total 88 gawang PJU.

Beberapa titik yang menjadi target pelaku antara lain Jalan Tunjungan sisi timur, Jalan Panglima Sudirman sisi barat, Frontage Timur Jalan A. Yani, Jalan Pemuda sisi selatan, Jalan Gubernur Suryo, Jalan Wijaya Kusuma, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Indrapura, dan Jalan Urip Sumoharjo.

Modus Menyamar Petugas

Agung menjelaskan para pelaku bekerja dalam kelompok dengan modus menyamar sebagai petugas lapangan lengkap dengan rompi, helm keselamatan, bahkan mobil operasional.

“Mereka mematikan listrik PJU di malam hari dan pura-pura melakukan perbaikan. Karena tampilannya seperti petugas sungguhan, warga tidak curiga,” jelasnya.

Para pencuri biasanya beraksi sekitar pukul 05.00 WIB saat lampu PJU dipadamkan dan aktivitas warga masih sepi. Mereka masuk melalui pedestrian atau gorong-gorong, lalu memotong kabel dalam jumlah besar.

“Aksi di 10 tiang bisa mencapai 300–400 meter. Kalau malam ini dapat lima gawang, besok ditinggal saja, otomatis jaringan mati,” ujarnya.

Kasus pencurian kabel ini bukan yang pertama di Surabaya. Setahun lalu, kejadian serupa sempat marak dan berhasil ditekan setelah koordinasi dengan kepolisian. Namun, dalam sebulan terakhir aksi tersebut kembali meningkat, terutama menjelang musim hujan.

Dishub kini berkoordinasi dengan Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk menyelidiki kasus ini, termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Pelaksana Tugas Kepala Diskominfo Surabaya, M. Fikser, mengajak warga ikut menjaga aset PJU. Ia menegaskan pencurian kabel tidak hanya menimbulkan kerugian finansial bagi pemkot, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Jalan yang gelap meningkatkan risiko kecelakaan dan tindak kriminal,” tegas Fikser.

Pemkot meminta warga segera melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar tiang PJU, terutama pada malam hari atau saat terlihat orang yang bukan petugas resmi melakukan pembongkaran.

“Laporan bisa dikirim melalui Command Center 112, aplikasi WargaKu, atau media sosial resmi Pemkot Surabaya,” jelasnya.

Ia memastikan Pemkot bersama kepolisian terus mengusut kasus ini dan berharap partisipasi aktif masyarakat.

Foto : Ist