
Surabaya, Sabtu 03 Januari 2026 – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Surabaya resmi membuka open call seleksi atlet balap motor. Selain sebagai ajang seleksi untuk mempersiapkan atlet pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X 2027 di Surabaya mendatang, sekaligus sebagai jawaban dalam menertibkan balap liar.
Ketua Panitia Open Call Seleksi Atlet Balap Motor IMI Surabaya, Yusuf Ismail Mattalitti, menjelaskan bahwa program ini lahir dari kebutuhan nyata di lapangan. IMI Surabaya telah melakukan survei dan pemetaan potensi pembalap muda di Kota Pahlawan, termasuk kondisi ekosistem otomotif yang ada.
“Konsep dasar open call ini berangkat dari beberapa hal, di antaranya maraknya balap liar, adanya agenda Porprov, serta terbentuknya kepengurusan IMI Surabaya. Setelah kami melakukan survei, hasilnya memang perlu dilakukan seleksi atlet balap motor secara terbuka,” ujar Yusuf Ismail Mattalitti, di Surabaya, Sabtu (03/01/2026).
Menurut dia, tidak hanya seleksi pembalap, tetapi juga mendata bengkel idealis dan mekanik yang memiliki kompetensi dan komitmen dalam pembinaan prestasi. Hal ini dilakukan agar pembinaan berjalan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
“Seleksi ini mencakup pembalap herex, sekaligus pendataan bengkel dan mekanik. Open call ini menjadi cara IMI Surabaya turun tangan langsung, mulai dari sekolah balap, baik road race, grass track, hingga pembibitan dan pembinaan atlet,” jelasnya.
Lebih lanjut, Yusuf yang juga Wakil Ketua IMI Surabaya menambahkan, bahwa atlet yang lolos seleksi akan masuk dalam program lanjutan berupa try in, try out, serta sparing partner dengan atlet Porprov. IMI Surabaya juga akan menerapkan sistem promosi dan degradasi guna menjaga kualitas dan daya saing atlet.
“Kami ingin pembinaan ini berjalan profesional. Ada promosi dan degradasi agar atlet terus terpacu meningkatkan prestasi, terutama untuk menghadapi Porprov dan kejuaraan resmi lainnya,” tegas pengusaha berdarah Makassar ini.
Sementara itu, bagi peserta yang belum lolos seleksi, IMI Surabaya yang saat ini di bawah komando Samsurin itu tetap memberikan ruang pembinaan. Mereka akan dimasukkan ke dalam database penghobi otomotif Surabaya yang nantinya akan mendapatkan pembinaan dan edukasi secara bertahap.
“Yang belum lolos bukan berarti berhenti. Mereka tetap kami data sebagai penghobi otomotif Surabaya dan akan dibina oleh IMI. Harapannya, potensi balap liar bisa dialihkan ke jalur yang legal, aman, dan berprestasi,” pungkasnya.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News
