Gim Online dan Streaming Dorong Ledakan Trafik Data XLSMART

JAKARTA, 14 JANUARI 2026 – Pola konsumsi layanan telekomunikasi masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 kian bergeser ke layanan berbasis data.

PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) mencatat lonjakan trafik data yang konsisten sepanjang periode liburan, seiring meningkatnya aktivitas hiburan digital dan mobilitas masyarakat.

Berdasarkan pemantauan jaringan XLSMART pada 24 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, penggunaan data tercatat naik rata-rata 12 persen dibandingkan hari normal. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya ketergantungan pelanggan terhadap layanan internet, khususnya untuk streaming dan gim online.

Direktur & Chief Technology Officer XLSMART, Shurish Subbramaniam, mengatakan tren tersebut sudah diproyeksikan sejak awal, sehingga perusahaan melakukan penguatan jaringan di berbagai titik strategis.

“Kami melihat kebutuhan data pelanggan terus meningkat, terutama saat libur panjang. Karena itu, penguatan jaringan dilakukan lebih awal agar kualitas layanan tetap terjaga meski trafik melonjak,” ujarnya.

Lonjakan tertinggi tercatat pada malam pergantian tahun di Alun-alun Ponorogo, Jawa Timur, dengan trafik data melonjak hingga 267 persen dibandingkan kondisi normal.

Sementara itu, kawasan wisata nasional juga menunjukkan peningkatan signifikan, seperti Dieng Plateau di Jawa Tengah yang mencatat lonjakan trafik lebih dari 1.000 persen, serta Pantai Pangandaran yang naik lebih dari 200 persen.

Tak hanya di lokasi wisata, aktivitas digital di kawasan permukiman—termasuk Jabodetabek dan sejumlah kota besar—ikut meningkat tajam dengan pertumbuhan trafik mencapai 51 persen. Fenomena ini mengindikasikan bahwa aktivitas daring tetap tinggi meski masyarakat berada di rumah atau melakukan perjalanan.

Dari sisi layanan, streaming video dan musik mencatat kenaikan sekitar 10 persen, sedangkan trafik gim online melonjak hingga 88 persen.

Sebaliknya, layanan suara mengalami penurunan sekitar 10 persen, menegaskan pergeseran komunikasi dari voice ke layanan data. Sementara itu, penggunaan SMS justru tumbuh 12 persen selama periode libur.

“Tren ini menunjukkan bahwa pelanggan semakin mengandalkan layanan data, tidak hanya untuk hiburan, tetapi juga untuk navigasi, komunikasi, dan berbagai kebutuhan digital lainnya selama liburan,” pungkas Shurish.