Pemerintah Malaysia Resmi Terlibat di Global Sumud Flotilla 2.0

Kuala Lumpur, Rabu 14 Januari 2026- Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim melalui Facebook menyatakan bahwa pemerintah akan terlibat pada misi kemanusiaan maritim internasional skala besar , Global Sumud Flotilla 2.0, yang direncanakan untuk berangkat menuju Jalur Gaza pada Musim Semi 2026

“Pemerintah akan terlibat secara langsung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 yang melibatkan lebih dari 80 negara,” tulis Anwar pada hari Selasa (13/1)

Penegasan kembali disampaikan Anwar saat bertemu dengan Direktur Jenderal Sumud Nusantara Command Center, Sani Araby, dan Nadir Al-Nuri, founder Sumud Nusantara

“Kami akan mengerahkan seluruh upaya untuk membantu dan membela hak-hak rakyat Palestina. Keadilan tidak dapat ditunda lagi, demi Palestina yang bermartabat dan merdeka,” jelas Anwar

Lebih lanjut, ia berpendapat jika keterlibatan Malaysia dalam misi kemanusiaan maritim untuk Gaza merupakan kelanjutan dari perjuangan moral internasional yang menuntut keberanian untuk menegakkan keadilan dan hak-hak kemanusiaan, tanpa memandang batas negara, ras, atau agama

Pada Oktober 2025, Global Sumud Flotilla melaporkan bahwa pasukan Angkatan Laut Israel telah secara ilegal menangkap dan menaiki kapal mereka “Global Sumud Flotilla All In” bersama dengan kapal-kapal lain di perairan internasional dalam misi menerobos blokade maritim Israel dan mengantarkan bantuan kemanusiaan (makanan dan obat-obatan) ke Gaza