
PONOROGO, 21 Januari 2026 – Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita memastikan pembangunan jembatan sementara berbahan rangka baja profil Wide Flange (WF) di Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel setelah meninjau jembatan darurat yang rusak akibat longsor bersama anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Miseri Efendi.
“Demi aspek keselamatan dan keamanan, kami putuskan membangun jembatan sementara untuk kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Sambil menunggu pengajuan pembangunan jembatan permanen ke Pemprov Jawa Timur,”ujarnya seperti dalam siaran tertulisnya Pemkab Ponorogo, Rabu (21/1/2026).
Menurut dia, pihaknya sempat mempertimbangkan penyempurnaan jembatan darurat yang sudah ada. Namun, pilihan terbaik adalah membangun jembatan sementara berbahan rangka baja modular. Pembiayaan pembangunan jembatan sementara itu berasal dari Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD Ponorogo.
“Hari ini sudah dimulai pembangunan jembatan sementara. Dengan demikian, konektivitas antar wilayah tetap terjaga sambil menunggu realisasi pembangunan jembatan permanen,” jelas Bunda Lis.
Berdasarkan estimasi awal, kebutuhan anggaran pembangunan jembatan permanen sekitar Rp 4 miliar. Dia meminta Pemkab Ponorogo menuntaskan detail engineering design (DED) sebagai syarat utama pengajuan anggaran. “Hal ini yang akan kita koordinasikan dengan Pemprov, agar sebagian dari dana BTT bisa dialokasikan untuk pembangunan jembatan di Wagir Lor,” pungkasnya.
Sementara itu, Miseri Efendi akan berkoordinasi dengan Pemprov Jatim agar pembangunan jembatan permanen di Wagir Lor segera terealisasi. Ia berharap Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan lampu hijau agar Pembangunan dapat dimulai April atau Juli mendatang.
