
MADIUN, 3 Februari 2026 – Kabar gembira untuk para penarik becak di Kota Madiun. Bagaimana tidak, Pemerintah Kota Madiun tengah menggodok rencana program bantuan becak listrik dalam waktu dekat. Hal itu mengemuka saat audiensi dengan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) atau Prabowo Foundation di Balai Kota Madiun, Senin (2/2).
Audiensi yang diterima Sekretaris Daerah Kota Madiun Soeko Dwi Handianto itu guna membahas program pemberdayaan masyarakat melalui bantuan becak listrik bagi pembecak lansia di Kota Madiun. Setidaknya, direncanakan ada 200 unit becak listrik di tahap pertama yang akan disalurkan. Ini diprioritaskan bagi pembecak berusia 55 tahun ke atas. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi pembecak sekaligus mendukung penggunaan transportasi ramah lingkungan di Kota Pendekar.
Sekretaris Daerah Kota Madiun menegaskan bahwa Pemerintah Kota Madiun mendukung penuh pelaksanaan program tersebut. Sebagai tindak lanjut, Soeko menginstruksikan camat dan lurah untuk melakukan pendataan ulang pembecak agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan sesuai kriteria.
“Pendataan harus jelas dan valid, serta dipastikan penerima bantuan berdomisili di Kota Madiun,” tegasnya.
Selain pendataan, audiensi juga membahas kesiapan teknis pelaksanaan program. Tak terkecuali, pelatihan pengoperasian dan perawatan becak listrik bagi calon penerima yang dijadwalkan, Rabu (5/2). Rangkaian kegiatan tersebut akan dilanjutkan dengan seremoni penyerahan secara simbolis yang direncanakan, Minggu (8/2) nanti. Simbolis rencananya dielar di kawasan Pahlawan Business Center (PBC) dan akan dirangkaikan dengan konvoi bersama.
Melalui sinergi Pemerintah Kota Madiun dan Yayasan GSN ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Khususnya, pembecak lansia serta mewujudkan kesejahteraan sosial yang berkelanjutan di Kota Madiun.
