
PASURUAN, 3 Februari 2026 – Bersantai sambil menikmati sejuknya udara dari pepohonan yang rimbun plus mendapatkan pengetahuan tentang kekayaan flora dalam negeri, bisa kita dapatkan di Kebun Raya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.
Secara keseluruhan, Kebun Raya Purwodadi memiliki luas sekitar 85 hektar yang telah dibagi menjadi beberapa kawasan yang didominasi oleh kawasan konservasi.
Di dalamnya tersimpan ribuan koleksi tanaman yang dikembangkan di berbagai taman tematik koleksi tumbuhan, seperti Taman Meksiko, Bambu, Palem, Taman Obat, Bougenville, Akuatik hingga Taman Evolusi yang menceritakan perjalanan tanaman. Mulai dari lumut sampai tumbuhan yang memiliki bunga.
Termasuk tanaman langka dan berusia puluhan hingga ratusan tahun juga ada di sini. Dilestarikan dan dirawat dengan sepenuh hati
General Manager Kebun Raya Purwodadi, Geri Barnas Saputra menegaskan seluruh tanaman biji-bijian dari dataran rendah ada di tempat ini, bahkan terlengkap se-Indonesia.
“Total ada lebih 10 ribu lebih spesimen dan 2000 jenis tumbuhan dilestarikan di Kebun Raya Purwodadi, salah satunya mahoni, kamper dan lainnya,” kata Geri di sela-sela kesibukannya, Senin (2/2/2026).
Seluruh koleksi tanaman di kebun raya purwodadi senantiasa diperhatikan kesehatannya. Kata Geri, ada tim khusus yang diterjunkan untuk menganalisa kesehatan pohon secara berkala, sehingga dapat diketahui sehat tidaknya tanaman yang ada.
“Setiap hari tim kami secara berkala melakukan analisis kesehatan pohon sehingga kita mengetahui pohon dalam keadaan sehat atau tidak,” imbuhnya.
Dengan konsistensinya dalam hal konservasi, Geri meyakini kebun raya purwodadi akan berhasil menjadi destinasi wisata berbasis botanical yang menyenangkan, mencerdaskan serta menjadi laboratorium hidup bagi masyarakat.
“Ke sini, orang bisa menikmati tumbuhan langka. Bisa menikmati udara segar. Jadi lebih inklusif, private dan friendly,” harapnya.
