Jatim Deflasi 0,12 Persen, Cabe Rawit Beri Andil Terbesar

SURABAYA, 1 OKTOBER 2024 – Provinsi Jawa Timur kembali mengalami deflasi bulan ke bulan (m-to-m). Pada September 2024, Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat, deflasi yang terjadi sebesar 0,12 persen.

Ada lima komoditas yang memiliki andil terbesar. Kelima Komoditas tersebut yaitu cabai rawit, cabe merah, BBM, telur ayam ras dan daging ayam ras.

Kepala BPS Jatim, Zulkipli memaparkan, penurunan harga Cabe Rawit dan Cabe merah disebabkan adanya panen di beberapa daerah di Jatim. “Sehingga stok kedua komoditas ini cukup melimpah di pasaran. Sebaliknya, panen raya bawang merah telah usai sehingga stok bawang merah mulai berkurang di pasaran,” ujarnya.

Deflasi bulan ke bulan (m-to-m) Provinsi Jawa Timur pada bulan September 2024 utamanya dipicu oleh kelompok makanan, minuman dan tembakau yang memberikan andil sebesar negatif 0,16 persen terhadap inflasi umum.

Sementara itu, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran dan perawatan pribadi dan jasa lainnya menjadi pendorong utama inflasi bulan ke bulan (m-to-m).