CEO Nestle Minta Maaf Atas Penarikan Global Produk Susu Bayi

Swiss, Rabu 14 Januari 2026-Raksasa produsen barang konsumsi asal Swiss, Nestle, resmi mengumumkan penarikan kembali (recall) beberapa batch produk nutrisi bayi di puluhan negara

Insiden ini menjadi tantangan berat bagi CEO baru Nestle, Philipp Navratil, menyusul kinerja perusahaan yang penuh tekanan sepanjang tahun 2025

baca juga: BPOM Tindaklanjuti Info Penarikan Susu Bayi Nestle Terkontaminasi Racun

Melalui sebuah video resmi perusahaan, Navratil menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada publik

“Sebelum saya menjelaskan situasi ini secara lebih rinci, saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus atas kekhawatiran dan gangguan yang mungkin ditimbulkan kepada orang tua, pengasuh, dan pelanggan kami,” ujarnya

Masalah ini bermula pada Desember lalu, ketika Nestle mengonfirmasi adanya masalah kualitas di salah satu pabrik produksinya yang berlokasi di Belanda

baca juga: Nestlé Indonesia: Produk yang Diproduksi secara Lokal Aman Dikonsumsi

Sebagai tindakan pencegahan, perusahaan segera menarik produk-produk yang terdampak di beberapa negara Eropa dan puluhan wilayah lainnya. Meski demikian, Navratil menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan kasus penyakit yang terkonfirmasi terkait konsumsi produk tersebut

Penarikan skala global ini memberikan pukulan baru bagi produsen KitKat dan Nescafe tersebut. Navratil, yang saat ini tengah berupaya menghidupkan kembali pertumbuhan perusahaan melalui peninjauan portofolio dan perombakan manajemen, kini harus menghadapi tekanan tambahan pada nilai saham Nestle yang ikut terdampak akibat pengumuman ini.

Pihak Nestle memastikan bahwa seluruh informasi mengenai daftar produk yang ditarik telah diumumkan secara transparan melalui saluran resmi perusahaan agar dapat diakses oleh konsumen yang terdampak

sumber: Reuters via Channel News Asia