
MALANG, 21 Januari 2026 – Kehadiran becak listrik di Kota Malang menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kenyamanan dan estetika kawasan wisata heritage sekaligus menguatkan komitmen terhadap transportasi yang ramah lingkungan. Hal ini disampaikan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam acara penyerahan bantuan 200 unit becak listrik dari Presiden Prabowo kepada para pengemudi becak di halaman Balai Kota Malang, Selasa (20/1/2026).
Bebas polusi suara dan emisi, becak listrik tidak hanya mendukung citra Kota Malang sebagai destinasi wisata berkelanjutan, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi positif bagi para pengemudi, khususnya yang lanjut usia, melalui pengurangan beban fisik dan biaya operasional yang lebih efisien.
“Dari sisi pariwisata, kehadiran becak listrik dinilai mampu meningkatkan kenyamanan dan estetika wisata heritage Kota Malang karena bebas polusi suara dan emisi,” jelas orang nomor satu di jajaran Pemkot Malang itu.
Dari sisi sosial dan ekonomi, becak listrik diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pengemudi becak lanjut usia, dengan biaya operasional yang lebih efisien dan beban fisik yang lebih ringan, maka pendapatan dan kesejahteraan keluarga pun dapat meningkat.
“Jika seluruh pengemudi becak nantinya menggunakan becak listrik, ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi Kota Malang sebagai kota wisata dengan transportasi ramah lingkungan,” tambahnya.
Selain itu, disampaikannya bahwa penggunaan becak listrik juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Malang dalam menjaga kualitas udara bersih (clean air). Wahyu mengungkapkan bahwa pada Oktober 2025 lalu, Kota Malang meraih peringkat pertama kota besar dengan kualitas udara terbersih se-Asia Tenggara, mewakili Indonesia dalam ajang yang digelar di Selangor, Malaysia.
“Prestasi ini akan semakin diperkuat dengan hadirnya becak listrik bantuan langsung dari Bapak Presiden Prabowo. Ini adalah langkah nyata menuju pengurangan emisi dan pembangunan transportasi kota yang berkelanjutan,” terangnya lagi.
Wali Kota Malang pun berpesan kepada penerima bantuan agar dapat memanfaatkan becak listrik sesuai peruntukannya, tidak diperjualbelikan atau dipindahtangankan, serta dirawat dengan baik. Ia juga menekankan pentingnya keselamatan berkendara, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, dan profesionalisme dalam melayani masyarakat.
