Jumlah Penumpang Tumbuh 3 Persen, KAI Daop 8 Surabaya Angkut 6 Juta Pelanggan Sepanjang 2025

SURABAYA, 14 AGUSTUS 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat kinerja positif sepanjang 2025.

Jumlah pelanggan kereta api di wilayah operasional KAI Daop 8 Surabaya meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi berbasis rel.

Sepanjang 2025, KAI Daop 8 Surabaya melayani 6.057.816 penumpang, naik sekitar 3 persen dibandingkan realisasi tahun 2024 yang mencapai 5.864.312 pelanggan. Pertumbuhan ini menegaskan tren positif minat masyarakat menggunakan kereta api sebagai moda transportasi utama, khususnya di Jawa Timur.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil sinergi seluruh insan KAI serta konsistensi perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan.

“Peningkatan jumlah penumpang di tahun 2025 tidak lepas dari kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah menjadikan kereta api sebagai pilihan utama,” ujar Mahendro.

Menurutnya, capaian kinerja tersebut menjadi modal penting bagi KAI Daop 8 Surabaya untuk terus memperbaiki layanan di tahun mendatang. Pada 2026, KAI berkomitmen memperkuat aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan sebagai prioritas utama pelayanan kepada penumpang.

Mahendro menjelaskan, pertumbuhan volume penumpang juga ditopang oleh berbagai upaya peningkatan layanan yang dilakukan secara berkelanjutan. Mulai dari pengembangan fasilitas stasiun, peningkatan keandalan operasional perjalanan, pembaruan sarana dan prasarana, hingga optimalisasi pelayanan pelanggan.

Selain itu, ketepatan waktu perjalanan dan standar keselamatan tetap menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan angkutan penumpang. KAI Daop 8 Surabaya juga terus melakukan inovasi layanan dan penyesuaian operasional untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang kian dinamis.

Memasuki 2026, KAI Daop 8 Surabaya menargetkan volume pelanggan rata-rata harian mencapai 19.415 penumpang. Target tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang andal, berkelanjutan, dan berdaya saing.

“Kami akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan layanan untuk mendukung konektivitas wilayah Jawa Timur serta menjawab kebutuhan transportasi masyarakat yang terus berkembang,” pungkas Mahendro.