
Los Angeles, Sabtu 03 Januari 2026- Karakter animasi Betty Boop resmi menjadi domain publik per tahun 2026
Domain publik sendiri adalah kumpulan karya kreatif, pengetahuan, atau informasi yang tidak dilindungi oleh hak cipta atau hak kekayaan intelektual lainnya
People dalam laporan pada hari Jumat (2/1) mengatakan bahwa hak cipta berlaku selama 95 tahun setelah sebuah karya dibuat atau berlaku 100 tahun untuk karya berupa rekaman suara
Aturan tersebut menjadikan Betty Boop beserta beberapa karya lainnya bisa dimiliki oleh masyarakat secara umum. Siapa pun dapat menggunakan, menyalin, memodifikasi, dan mendistribusikan karya tersebut tanpa perlu meminta izin atau membayar royalti kepada pencipta aslinya
Menurut Direktur Pusat Studi Domain Publik dan Profesor Hukum Klinis dari Fakultas Hukum Duke, Jennifer Jenkins, serta profesor hukum lainnya James Boyle, hanya versi asli dari karakter Betty Boop yang berada dalam domain publik, mengikuti Mickey Mouse, Popeye, dan Winnie the Pooh
Asal-usul dan Perjalanan Ikonik Betty Boop sebagai Simbol Era Jazz
Betty Boop adalah salah satu ikon budaya pop paling berpengaruh yang lahir dari era emas animasi Amerika. Ia pertama kali muncul di layar lebar pada 9 Agustus 1930 dalam film kartun pendek berjudul Dizzy Dishes
Pada kemunculan perdananya tersebut, ia sebenarnya belum berwujud manusia utuh, melainkan seekor anjing poodle Prancis yang memiliki tubuh menyerupai manusia. Karakter ini diciptakan oleh animator Grim Natwick atas permintaan dari Max Fleischer
Produksi karakter ini dilakukan oleh Fleischer Studios, sebuah studio animasi inovatif milik bersaudara Max dan Dave Fleischer yang didistribusikan oleh Paramount Pictures
Seiring berjalannya waktu, tepatnya pada tahun 1932, desainnya berevolusi sepenuhnya menjadi karakter wanita manusia dengan ciri khas anting emas besar dan rambut bob yang ikonik
Betty Boop menjadi sangat terkenal karena ia merupakan representasi dari gaya hidup Flapper di zaman Jazz, yaitu sosok wanita muda yang mandiri dan berani
Ia juga dianggap sebagai karakter kartun wanita pertama yang menampilkan sisi feminitas secara terang-terangan di layar lebar. Popularitasnya semakin melesat berkat slogan Boop-Oop-A-Doop yang terinspirasi dari gaya bernyanyi penyanyi Helen Kane
Meskipun penampilannya sempat terhalang aturan sensor ketat di Amerika pada pertengahan tahun 1930-an, daya tariknya sebagai simbol kebebasan berekspresi tetap bertahan hingga saat ini
