
Las Vegas, Rabu 07 Januari 2026- Produsen mainan asal Denmark, Lego, resmi memperkenalkan inovasi terbarunya, Smart Bricks, dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas
Teknologi yang disebut sebagai inovasi paling revolusioner dalam 50 tahun terakhir ini memungkinkan balok-balok Lego berukuran 2×4 “hidup” dengan suara, cahaya, dan reaksi terhadap gerakan melalui sensor, akselerometer, dan chip silikon khusus
Sistem bernama Smart Play ini dirancang untuk mendeteksi posisi dan jarak guna memberikan respon instan. Dalam uji coba, sebuah helikopter Lego dapat mengeluarkan suara mesin saat digerakkan dan lampu akan menyala merah jika terjadi tabrakan
Meski Lego mengklaim teknologi ini bertujuan memperluas pengalaman fisik tanpa mengancam dunia digital, rangkaian produk yang akan memulai debutnya pada Maret 2026 lewat set Star Wars ini memicu perdebatan di kalangan ahli
Josh Golin dari kelompok kesejahteraan anak Fairplay mengkritik bahwa Smart Bricks berisiko merusak esensi Lego yang selama ini mengandalkan kekuatan imajinasi murni anak-anak untuk menciptakan suara dan gerakan sendiri
Senada dengan itu, Profesor Andrew Manches dari Universitas Edinburgh mengingatkan pentingnya menjaga kebebasan bermain meski ia menyambut baik integrasi fisik-digital tersebut
Selain masalah kreativitas, para ahli juga menyoroti aspek privasi dan keamanan data pada mainan pintar yang kini semakin terintegrasi dengan teknologi AI
sumber: bbc
