
SURABAYA, 11 JANUARI 2026 — Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) mencatat lonjakan trafik data nasional sepanjang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026.
Pada rentang 21 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, trafik data tumbuh sekitar 15 persen dibandingkan hari normal dan meningkat lebih dari 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya aktivitas digital masyarakat di berbagai wilayah, termasuk daerah wisata dan kawasan nonperkotaan. Indosat memastikan keandalan jaringan tetap terjaga berkat kesiapan infrastruktur di ribuan titik strategis di seluruh Indonesia.
Optimalisasi jaringan dilakukan melalui Digital Intelligence Operations Center (DIOC), pusat operasi berbasis kecerdasan artifisial (AI) yang memungkinkan pemantauan jaringan secara real-time.
Teknologi ini membuat penyesuaian kapasitas jaringan dapat dilakukan secara adaptif di lokasi-lokasi dengan lonjakan trafik tinggi, sehingga pelanggan tetap menikmati layanan stabil, termasuk untuk video streaming dan gaming.
Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung, mengatakan pertumbuhan trafik data menjadi cerminan berkembangnya ekonomi digital nasional.
“Lonjakan penggunaan data kini tidak hanya terjadi di kota besar, tetapi juga di daerah wisata dan pusat ekonomi baru. Dengan dukungan AI di DIOC, potensi gangguan dapat ditangani lebih cepat, sehingga pelanggan IM3, Tri, dan HiFi tetap menikmati koneksi andal di mana pun berada,” ujarnya.
Di Regional East Java, Indosat mencatat trafik data meningkat 1,04 kali dibandingkan hari normal. Kenaikan tertinggi terjadi di Kota Batu sebesar 42,78 persen, Trenggalek 33,89 persen, dan Pacitan 28,89 persen, yang mencapai puncak trafik pada 1 Januari 2026 seiring tingginya kunjungan wisata.
Selama periode liburan, lima aplikasi dengan lonjakan penggunaan tertinggi adalah TikTok, WhatsApp, Instagram, Facebook, dan YouTube. Indosat saat ini didukung lebih dari 208.000 BTS 4G dan 1.404 BTS 5G di seluruh Indonesia, dengan pertumbuhan BTS 4G mencapai 7,7 persen secara tahunan.
Selain menjaga keandalan jaringan saat lonjakan trafik, Indosat juga terus mempercepat pemulihan konektivitas di wilayah terdampak bencana, khususnya di Aceh. Hingga kini, pemulihan jaringan Indosat di Provinsi Aceh telah mencapai 97,5 persen.
Indosat menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat, baik dalam situasi liburan panjang maupun masa pemulihan pascabencana, dengan memastikan konektivitas tetap terjaga sebagai penopang utama aktivitas dan komunikasi masyarakat.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News
