
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto
JAKARTA, 30 NOVEMBER 2025 – Presiden Prabowo Subianto meminta adanya percepatan penyiapan sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan nasional.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengungkapkan bahwa Presiden menekankan pentingnya pembinaan calon lulusan perguruan tinggi sejak masih berada di bangku kuliah.
Kepala Negara ingin mahasiswa tingkat akhir mendapatkan kesempatan praktik dan pengalaman nyata melalui keterlibatan langsung dalam proyek strategis nasional.
“Penyiapan SDM, terutama bagaimana calon SDM dari kampus mulai dilatih. Pak Presiden meminta agar mahasiswa sudah dibekali sebelum lulus untuk kebutuhan negara, baik di sektor pertanian, industri, dan lainnya,” kata Brian.
Presiden disebut menginginkan pola pengembangan SDM yang lebih komprehensif—tidak hanya melalui program magang setelah kelulusan, tetapi juga praktik langsung saat mahasiswa masih berada di semester akhir.
Dengan pendekatan ini, lulusan baru diharapkan dapat langsung siap bekerja dan memenuhi kebutuhan sektor-sektor prioritas.
“Mahasiswa tingkat akhir sebisa mungkin sudah dilibatkan dalam proyek nasional yang berkaitan dengan Asta Cita dan program pembangunan lainnya, sehingga setelah lulus mereka siap terjun,” jelas Brian.
Ketika ditanya apakah program tersebut termasuk perluasan skema magang, Brian membenarkan. Namun, ia menegaskan bahwa arahan Presiden jauh lebih luas dari sekadar magang.
“Ya, magang termasuk. Tapi permintaan Pak Presiden lebih luas lagi. Bukan hanya magang setelah lulus—bahkan saat masih kuliah di tingkat akhir, mahasiswa diharapkan sudah bisa melakukan praktik sesuai bidangnya,” ujarnya.
Kebijakan ini diharapkan mempercepat penguatan tenaga kerja Indonesia di berbagai sektor strategis, mulai dari pertanian, industri, hingga bidang prioritas Asta Cita yang menjadi fondasi pembangunan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Foto : BPMI Setpres
