
Jakarta, Rabu 14 Januari 2026 – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Tito Karnavian telah menyusun strategi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Ia mengatakan indikator pemulihan pascabencana di 16 kabupaten/kota terdampak bencana di Sumbar cukup positif.
“Indikator-indikator di Sumatera Barat relatif kami kira cukup menggembirakan. Kenapa? Karena semua pemerintahannya dari 16 yang terdampak ini, kita lihat hampir semuanya hijau pemerintah kabupatennya,” kata Mendagri dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (14/1/2026) dikutip Antara.
Mendagri mengungkapkan verifikasi data terhadap 16 kabupaten/kota terdampak bencana di Sumbar telah dilakukan dan juga terhadap indikator tambahan pemulihan pascabencana.
Indikator tersebut meliputi ketersediaan listrik, bahan bakar minyak (BBM) yang ditandai dengan beroperasinya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), ketersediaan gas elpiji, layanan internet, serta air bersih dan layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
Serta indikator tambahan yakni pulihnya roda pemerintahan, layanan publik bidang kesehatan dan pendidikan, akses darat, sektor ekonomi, serta kondisi sosial masyarakat.
Saat ini, kata Mendagri, fokus percepatan diarahkan pada empat daerah terdampak yang membutuhkan perhatian lebih, yakni Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kabupaten Pesisir Selatan yang mengalami tingkat kerusakan cukup besar sangat memerlukan dukungan gotong royong lintas sektor agar dapat segera pulih sepenuhnya.
Selain itu, sejumlah daerah terdampak lainnya juga masih membutuhkan percepatan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan, serta infrastruktur air bersih dan PDAM.
Mantan Kapolri tersebut juga menekankan pentingnya verifikasi data yang akurat oleh seluruh kepala daerah agar pemerintah pusat dapat mengetahui secara rinci titik-titik infrastruktur fisik maupun sosial ekonomi yang akan diperbaiki.
“Detail-detail seperti ini yang kita harapkan,” jelasnya.
