
SURABAYA, 14 JANUARI 2026 – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat tingginya animo masyarakat terhadap layanan publik terpadu. Sepanjang tahun 2025, jumlah pengunjung Mal Pelayanan Publik (MPP) Siola dan Sentra Pelayanan Publik (SPP) di berbagai wilayah Surabaya mencapai 267.879 orang.
Data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Surabaya menunjukkan, MPP Siola menjadi lokasi dengan kunjungan tertinggi, yakni 70.744 pengunjung. Sementara itu, PTSP Pusat melayani 121.732 orang sepanjang 2025.
Adapun kunjungan ke SPP tersebar di sejumlah wilayah, antara lain SPP Menur sebanyak 51.886 orang, SPP Joyoboyo 3.985 orang, SPP Pakal 3.211 orang, dan SPP Nambangan 4.367 orang.
Selain itu, Klinik Investasi di MPP Siola melayani 11.437 pengunjung, serta layanan drive-thru SPP Menur dimanfaatkan oleh 517 warga.
Kepala DPM-PTSP Kota Surabaya Lasidi menjelaskan, pihaknya berperan mengoordinasikan pelayanan perizinan sekaligus mendorong peningkatan investasi melalui MPP Siola dan jaringan SPP di berbagai kawasan kota.
“MPP Siola merupakan pusat pelayanan terpadu yang menghadirkan layanan dari 26 instansi, baik dari Pemkot Surabaya, instansi vertikal, hingga BUMN dan BUMD,” ujar Lasidi.
Dari unsur Pemkot Surabaya, layanan yang tersedia di MPP Siola meliputi DPM-PTSP, Dispendukcapil, DLH, Dishub, DPRKPP, hingga Disperinaker. Sementara instansi vertikal yang bergabung antara lain BPN, BNN, Direktorat Jenderal Pajak, Polrestabes Surabaya, pengadilan, dan kejaksaan.
“Untuk BUMN dan BUMD, terdapat layanan Pos Indonesia, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Bank Jatim, serta PDAM,” jelasnya.
Guna mendekatkan layanan kepada masyarakat, Pemkot Surabaya juga mengoperasikan SPP Menur, Joyoboyo, Nambangan, dan Pakal. Khusus di SPP Menur, disediakan layanan drive-thru yang memungkinkan warga melakukan pembayaran retribusi Izin Pemakaian Tanah (IPT) maupun pengambilan SK IPT tanpa harus masuk ke gedung pelayanan.
“Layanan drive-thru kami siapkan untuk meningkatkan kemudahan dan efisiensi. Ke depan, jenis layanannya akan terus kami tambah,” kata Lasidi.
Ia menambahkan, MPP Siola saat ini melayani sekitar 1.428 jenis perizinan dari Pemkot Surabaya, yang sebagian besar telah terintegrasi secara digital melalui Surabaya Single Window (SSW) Alpha dan Online Single Submission (OSS).
Selain layanan tatap muka, DPM-PTSP juga menghadirkan layanan konsultasi digital melalui WhatsApp Takon Sobat serta inovasi berbasis kecerdasan buatan Si Pintar, yang beroperasi 24 jam untuk memberikan informasi perizinan usaha maupun non-usaha.
“Kalau ingin mengecek progres berkas, bisa melalui Takon Sobat saat jam kerja. Sementara Si Pintar bisa diakses 24 jam,” terang Lasidi.
Tak hanya itu, Klinik Investasi MPP Siola juga memberikan pendampingan komprehensif bagi pelaku usaha, mulai dari perencanaan bisnis, perhitungan modal, hingga pengurusan perizinan.
“MPP Siola saat ini menjadi MPP dengan pelayanan paling prima dan dinobatkan sebagai nomor satu di Indonesia,” pungkasnya.
