PLN Bergerak Cepat Amankan Jaringan Setelah Terdampak Erupsi Semeru

SURABAYA, 21 NOVEMBER 2025 – PT PLN (Persero) terus melakukan penanganan pasca erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Rabu (19/11/2025).

Dalam upaya memastikan keamanan kelistrikan serta mendukung kebutuhan warga, PLN berkoordinasi intensif dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang.

Hingga Kamis pagi, PLN mencatat sedikitnya 10 tiang listrik patah atau hilang serta satu Gardu Distribusi berkapasitas 100 kVA yang biasanya menyuplai listrik kepada sekitar 100 pelanggan, kini terendam material lahar. Sebagian besar warga yang terdampak juga telah mengungsi.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan aset dan pemetaan kerusakan di lapangan.

“Saat ini kami terus berkoordinasi dengan BPBD dan para pemangku kepentingan setempat untuk memastikan kondisi aman dan bersiap melakukan pemulihan jaringan yang terdampak. Kami juga menyiapkan bantuan tambahan dari YBM PLN dan PLN Peduli agar dapat meringankan beban masyarakat,” ujarnya.

Selain menangani jaringan listrik, PLN melalui PLN Peduli dan Yayasan Baitul Maal (YBM) bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga. Bantuan mencakup kebutuhan darurat seperti diapers, makanan siap saji, obat-obatan, selimut, masker, hingga berbagai perlengkapan dasar lainnya.

PLN juga mendirikan dapur darurat untuk memenuhi kebutuhan logistik para penyintas. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di tiga titik di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, salah satu lokasi terdekat dari pusat terdampak.

Tidak hanya itu, petugas PLN turut membantu evakuasi warga di zona merah guna memastikan keselamatan masyarakat.