PWI Gresik Bergerak, Ratusan Pohon Produktif Ditanam di Kawasan Banjir Kali Lamong

Gresik, Selasa 03 Februari 2026- Kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gresik. Bersama sejumlah instansi pemerintah daerah, dan perusahaan, PWI Gresik menggelar aksi penanaman ratusan pohon produktif di wilayah terdampak banjir Kali Lamong, di Desa Jono, Kecamatan Cerme.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PWI Gresik dalam mendukung pemulihan lingkungan sekaligus mengurangi risiko banjir. Serta memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

Ketua PWI Kabupaten Gresik Deni Ali Setiono mengatakan, aksi tanam pohon ini bukan sekadar simbolis, melainkan langkah nyata untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.

“Penanaman pohon produktif ini diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai upaya konservasi lingkungan, tetapi juga memberi nilai ekonomi bagi warga di sekitar Kali Lamong,” katanya, Senin (2/2/2026).

Pada kegiatan ini, sebanyak 400 pohon produktif ditanam. Terdiri dari mangga, nangka, jambu air, jambu kristal, dan alpukat.

“Ini menjadi agenda rutin PWI Gresik setiap tahun, sebagai rangkaian peringatan Hari Pers Nasional dan HUT PWI. Tidak hanya menulis saja, kita juga turut andil dalam langkah kecil menjaga lingkungan. Mudah-mudahan bermanfaat untuk lingkungan,” imbuh Deni Ali.S.

Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan dan kerja sama berbagai pihak. PWI Gresik menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh, antara lain Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik, Kecamatan Cerme, Desa Jono.

Juga kepada perusahaan, PT Freeport Indonesia, SKK Migas Jabanusa, PGN Saka, Petronas, Prima Energi Baweran, PT Smelting, Bank Jatim, PT Petrokimia Gresik, PT Indospring, PT PLN Nusantara Power UP Gresik, PT Cargill Indonesia, PT Wilmar Nabati Indonesia, PT BKMS/JIIPE Gresik, serta Aston Gresik.

Di tempat yang sama, Asrun selaku Kepala Desa (Kades) Jono mengapresiasi penanaman pohon PWI Gresik tahun 2026 ini ditaruh di Desa Jono. Daerah yang berada di bantaran Sungai Kali Lamong dan berada di bayang-bayang banjir setiap tahun.

“Untuk diketahui, 3/4 wilayah kami dikelilingi Kali Lamong. Dengan adanya penanaman pohon ini, mudah-mudahan bermanfaat khususnya untuk penguatan tanggul Desa Jono, meminimalisir tanggul jebol akibat luapan Kali Lamong,” ungkap Asrun.

Asrun bercerita, tanggul Desa Jono pernah jebol dan mengakibatkan permukiman warga tergenang 2 minggu. “Itu bukan waktu yang sebentar, efeknya banyak. Warga banyak yang sakit dan mobilitas terganggu. Untuk itu, saya atas nama warga Desa Jono menghaturkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada seluruh pihak dalam penanaman pohon di desa kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman menyatakan langkah nyata PWI Gresik ini selaras dengan program prioritas pemerintah daerah dalam Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik dalam penanggulangan banjir Kali Lamong sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“Tentu yang pertama, kami menyampaikan apresiasi atas inisiasi penanaman pohon yang rutin dilakukan PWI Gresik setiap tahun. Tahun lalu di Ngargosari, sebelumnya di daerah lain juga. Artinya PWI Gresik istiqomah, mendukung kesinambungan dalam menjaga lingkungan dengan penanaman pohon. Setiap pohon yang ditanam akan men-support oksigen di Gresik,” tandasnya.

Kegiatan penanaman pohon dihadiri Wakapolres Gresik Kompol Sabdha Purusha, Kasdim 0817 Mayor Inf. Siari, Forkopimcam Cerme, PKDI Cerme, dan perwakilan dari perusahaan-perusahaan. Hal ini menunjukkan aksi nyata penghijauan lingkungan berbasis kolaborasi.