
SURABAYA, Senin 20 Juli 2026 – Berbagai kasus perlawanan siswa kepada guru kian hari kian marak, bahkan ada yang melaporkan guru atas tindakan guru yang dianggap terlalu keras dalam mendidik. Kasus lainnya yang kerap sering terjadi adalah perkelahian antar pelajar, tindakan asusila dan narkoba di kalangan pelajar. Semua kasus-kasus tersebut sebagian besar dilatarbelakangi kurangnya penanaman nilai-nilai dan norma perilaku baik di lingkungan pendidikan maupun keluarga.
Sikap dan perilaku yang positif harus dibangun kembali dengan serius dengan adanya intervensi dari pemangku kebijakan maupun pada tingkatan operasional pendidikan di sekolah-sekolah. Namun setiap kali akan diterapkan kebijakan dan aturan yang lebih keras acap kali menimbulkan kekhawatiran bagi kalangan yang belum paham betul akan pentingnya karakter yang positif. Karakter positif tidak hanya dibangun oleh lingkungan sekolah, akan tetapi dapat ditularkan dari komponen bangsa yang sudah terbiasa dengan kedisiplinan, loyalitas, patiuh dan taat kepada atasannya serta rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara.
Dihadapkan dengan situasi global yang penuh ketidakpastian, maka karakter yang disiplin, loyal, tanggungjawab dan rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara sangat diperlukan saat ini. Maka sebuah keniscayaan sikap dan perilaku tersebut digaungkan kembali di sekolah-sekolah agar siap menghadapi dampak lingkungan global tersebut.
TNI adalah salah satu institusi yang sejak pendidikan ditempa dengan karakter positif agar siap menghadapi berbagai tekanan yang dapat mengancam keutuhan NKRI. Pengerahan personil TNI masuk ke sekolah-sekolah adalah langkah preventif dalam menghadapi berbagai ancaman dimasa kini maupun mendatang bagi generasi muda bangsa Indonesia.
Maka sudah tepat apabila TNI menularkan sikap dan perilaku yang berkarakter positif kepada generasi muda yang merupakan pemegang tongkat estafet kepemimpinan dimasa yang akan datang. Langkah ini semata-mata untuk menyiapkan bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tekanan dan ancaman baik dari dalam maupun luar negeri.
Namun kebijakan pemerintah dalam pengerahan TNI masuk ke sekolah-sekolah terkadang menjadi kekhawatiran bagi sebagian pihak karena dianggap merubah wajah sipil menjadi wajah militer. Namun pada kenyataannya tidak demikian, sikap dan perilaku yang tangguh lah yang ditularkan TNI kepada para pelajar di sekolah-sekolah dan sifatnya hanya temporer, namun dampaknya akan terasa beda baik sikap maupun perilakunya.
Harapannya dampak positif dari masuknya TNI ke sekolah-sekolah tidak hanya dirasakan untuk saat ini saja, melainkan dimasa mendatang karena sikap dan perilaku tersebut akan ditularkan kepada generasi berikutnya. Alhasil generasi muda kita memiliki kesiapan mental yang baik, berkarakter serta siap menghadapi berbagai tantangan dimasa mendatang.
Oleh: Brigjen TNI Kohir – Danrem 084/Bhaskara Jaya
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News
